Tahap 1: Rencana awal (AI menyusun kode klaim)
PLAN
Diagnosis utama E11.5 (DM tipe 2 dengan komplikasi sirkulasi perifer) tegak klinis dengan ulkus cruris sinistra (L97). Gejala hiperglikemia (R73.9) dan demam (R50.9) tercakup dalam E11.5. Temuan lab (N39.0, N39.1, R82.2, R31, R71, D72.1, R74.0, R70.0) tidak ditangani klinis. Prosedur: drop 89.071 (konsultasi IM), 90.57/90.53/90.5 (lab), 91.37 (urinalisis), 93.5 (kompres). Simplifikasi prosedur ke tindakan terapeutik utama.
π Catatan: E11.5 sebagai utama (BA hal.41: ulkus pada NIDDM β E11.5). L97 (ulkus cruris) dan R10.1 (nyeri ulu hati) sah. Prosedur: infus, injeksi, foto thorax, insulin, antibiotik, ganti balut. Drop IM invalid dan lab/radiologi non-terapeutik.
Tahap 2: SetEklaim (buat SEP)
CONTINUE
SetEklaim (buat SEP) sukses, lanjut ke SetDetailEklaim dengan procedure dan diagnosa yang tegak klinis. Diagnosis utama E11.5 (DM tipe 2 dengan komplikasi sirkulasi perifer) didukung BA hal.41 dan klinis (ulkus, DM, hiperglikemia). L97 (ulkus cruris) dan R10.1 (nyeri ulu hati) juga didukung klinis. Prosedur: drop 89.071 (konsultasi IM invalid), 90.57/90.53/90.5 (lab IM invalid), 91.37 (IM invalid). Simpan prosedur sah: 99.18, 99.10, 17.7, 87.44, 99.17, 99.21, 93.57, 93.5.
π Catatan: Lanjut ke SetDetailEklaim dengan diagnosa dan prosedur bersih dari IM invalid
Tahap 3: SetDetailEklaim
CONTINUE
SetDetailEklaim sukses, lanjut ke Modul 2 (IDRG) dengan diagnosa dan prosedur yang tegak klinis. Drop kode IM (89.071) dan kode lab/radiologi yang tidak ditangani klinis (R73.9, R73, R70.0, R71, D72.1, R74.0, N39.0, N39.1, R82.2, R82.8, R31, 90.57, 90.53, 90.5, 91.37). Diagnosis utama E11.5 (DM tipe 2 dengan komplikasi sirkulasi perifer) didukung BA hal.41 dan klinis (ulkus + DM).
π Catatan: Lanjut ke SetInadrgDiagnosaTindakan dengan kode bersih. Diagnosis utama E11.5, sekunder L97 (ulkus) dan R10.1 (nyeri ulu hati). Prosedur: infus, injeksi, foto thorax, insulin, antibiotik, perawatan luka.
Tahap 4: SetInadrgDiagnosaTindakan
ADJUST
SetInadrgDiagnosaTindakan SUKSES, tetapi kode 17.7 dan 93.5 invalid (validcode=0) dan blacklist. Harus drop kedua kode ini dan lanjutkan ke SetInadrgDiagnosa.
π Catatan: Drop 17.7 dan 93.5 (invalid/blacklist). Lanjutkan ke SetInadrgDiagnosa dengan diagnosa dan prosedur yang bersih.
Tahap 5: SetInadrgDiagnosaTindakan
CONTINUE
SetInadrgDiagnosaTindakan sukses dengan procedure valid (17.7 dan 93.5 sudah di-drop). Langkah selanjutnya adalah SetInadrgDiagnosa untuk memasukkan diagnosis.
π Catatan: Lanjutkan ke SetInadrgDiagnosa dengan diagnosis utama E11.5 (DM tipe 2 dengan komplikasi vaskuler) dan sekunder L97 (ulkus cruris), R10.1 (nyeri ulu hati). Procedure sudah bersih dari kode invalid.
Tahap 6: SetInadrgDiagnosa
CONTINUE
SetInadrgDiagnosa SUKSES dengan diagnosa E11.5#L97#R10.1 dan prosedur 99.18#99.10#87.44#99.17#99.21#93.57. Langkah selanjutnya adalah SetGroupingInadrg.
π Catatan: Lanjutkan ke SetGroupingInadrg
Tahap 7: SetGroupingInadrg
CONTINUE
SetGroupingInadrg SUKSES dengan DRG 1566111 (Peripheral Vascular w/ Mild CC) dan cost_weight 0.95. Langkah selanjutnya adalah SetFinalGrouping untuk finalisasi INA-DRG.
π Catatan: Lanjutkan ke SetFinalGrouping (langkah 6) untuk finalisasi INA-DRG.
Tahap 8: SetFinalGrouping
CONTINUE
SetFinalGrouping INA-DRG sukses dengan DRG 1566111 (Peripheral Vascular w/ Mild CC) dan cost_weight 0.95. Langkah selanjutnya adalah ImportInacbg untuk memulai Modul 3.
π Catatan: Lanjut ke ImportInacbg (Modul 3)
Tahap 9: ImportInacbg (bridge INA-DRGβINA-CBG)
CONTINUE
ImportInacbg SUKSES dengan diagnosa dan prosedur valid. Langkah selanjutnya adalah GroupingInacbg (stage 1).
π Catatan: Lanjutkan ke GroupingInacbg (stage 1) dengan data yang sudah valid dari ImportInacbg.
Tahap 10: SetInacbgDiagnosaTindakan
CONTINUE
SetInacbgDiagnosaTindakan SUKSES, lanjut ke GroupingInacbg (stage 1) untuk melanjutkan alur INA-CBG.
π Catatan: Lanjutkan ke GroupingInacbg (stage 1) dengan data yang sudah valid.
Tahap 11: SetInacbgDiagnosa
ADJUST
Error SQL pada SetInacbgDiagnosa disebabkan kolom 'multiplicity' tidak valid untuk diagnosa (hanya untuk prosedur). Perbaiki dengan menghapus parameter multiplicity dan gunakan format diagnosa standar.
π Catatan: Drop multiplicity untuk diagnosa, lanjutkan ke SetInacbgDiagnosa ulang
Tahap 12: SetInacbgDiagnosaTindakan
CONTINUE
SetInacbgDiagnosaTindakan SUKSES, lanjut ke SetInacbgDiagnosa dengan diagnosa yang valid (E11.5, L97, R10.1) tanpa multiplicity.
π Catatan: Lanjutkan ke SetInacbgDiagnosa dengan format string diagnosa tanpa multiplicity.
Tahap 13: SetInacbgDiagnosa
ADJUST
Error SQL pada SetInacbgDiagnosa disebabkan kolom 'multiplicity' tidak valid untuk diagnosa (hanya untuk prosedur). Perbaiki dengan menghapus parameter multiplicity dan gunakan format diagnosa standar.
π Catatan: Hapus multiplicity untuk diagnosa, lanjutkan ke SetInacbgDiagnosa ulang